Anak Pesantren Jadi-Jadian



Di malam hari yang sunyi gue duduk bersama temen-temen untuk memperbincangkan berbagai hal, tak lama ada temen lama gue yang kebetulan juga ada di sana, dia temen sekolah gue dulu yang sekarang berjalan dengan seorang gadis yang tidak lain adalah istrinya yang baru dia nikahin beberapa bulan yang lalu, setelah gue berbincang singkat dan saling menanyakan kabar dan temen gue ini mulai mencoba untuk mengenalkan si istrinya ini ke gue, lalu istrinya mulai mengulurkan tangan seperti mau bersalaman seperti orang-orang pada umumnya tapi karena gue nggak enak sama temen gue ini dia yang banyak ngeluarin biaya buat nikahin tuh cewek massa gue bisa nyentuh istrinya secara gratisan, berdasarkan hal ini terus gue jawab aja ketemen gue "Maaf lah aku pantangan menjapai bini kawan" ("Maaf Bro Gue Pantangan Nyentuh Istri Temen") Wieiieiehh gue rada-rada geli-geli jijik sama kata-kata gue sendiri wk. Semenjak kejadian itulah gue mulai merasa menjadi Anak Pesantren Jadi-Jadian.

Gambar

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Anak Pesantren Jadi-Jadian"

Posting Komentar